Profil Pembicara Internasional

Ho YuhangHo Yuhang

Ho Yuhang dikenal sebagai salah satu dari generasi baru perfilman Malaysia. Awalnya, Yuhang belajar film dengan bekerja di industri iklan televisi. Karya pertamanya Semangat Insan: masters of Tradition berhasil memenangi Malaysian Video Award 2001. Sejak itu ia mulai menyutradarai beberapa film pendek dan dokumenter, dan sukses diundang ke berbagai festival film seperti di Tampere (Finlandia), Singapura, Manila dan sebagainya. Film televisi pertama Yuhang, Min tercatat sebagai pemenang Special Jury Prize di Nantes Festival of 3 Continents 2003 di Perancis. Sementara itu, film Yuhang yang berjudul Tai Yang Hue atau Rain Dogs memperoleh kehormatan untuk menjadi film penutup dalam penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2007.

 

 

Siddiq BarmackSiddiq Barmack

Lahir di Pansjhir, Afghanistan, pada 7 September 1962. Ia mendapatkan gelar masternya di bidang penyutradaraan film dari Institut Film Mosko (VGIK) di Russia pada tahun 1987. Ia menulis screenplay dan membuat beberapa film pendek. Ia pernah menjadi manajer dari Afghan Film yang merupakan organisasi film di Afghanistan sejak tahun 1992 sampai 1996 dan setelah penetapan pemerintahan baru di tahun 2002, setelah jatuhnya Taliban. Semua karyanya pernah dilarang selama rezim Taliban. Selain kegiatan-kegiatan di perfilman Afghanistan, Siddiq Barmak juga menjalankan Afghan Children Education Movement, dan Ia salah seorang pendiri Afghan Filmmakers Union di Kabul pada tahun 2004. Ia juga yang mendirikan Barmak Film’s sejak tahun 2004. Beberapa film yang pernah ia buat adalah The Wall, 35 mm, 10 Minutes, 1984; Circle, 35 mm, 20 Minutes, 1985; Stranger, 35 mm, 38 Minutes, 1987; Osama, 35 mm, 83 Minutes, 2003; Opium War, 35 mm 90 minutes 2008; The disaster of withering (documentary films), Video, 22 Minutes, 1988

 

Boo JunfengBoo Junfeng

Lahir di Singapura pada 4 Desember 1983. Pertama kali masuk sekolah film saat berusia 16 tahun di Ngee Ann Polytechnic, Singapura. Selama masa studinya, Ia mengikuti pertukaran pelajaran ke Escola Superior de Cinema I Audiovisuals de Catalunya (ESCAC) di Barcelona, Spanyol. Disana Ia menulis dan menyutradarai film pendek pertamanya UN RETRATO DE FAMILIA (2004). Film pendeknya memenangkan the Best Film and Special Achievment di Singapore International Film Festival (SIFF) pada tahun 2005. Di akhir tahun 2005, Ia mengikuti Asian Film Academy saat Pusan International Film Festival di Korea.
Setelah dua tahun mengikuti wajib militer, Ia membuat film pendek berjudul KATONG FUGUE (2007) dan KELUARGA BARIS (2008). Ia juga menyutradarai sebuah segment dalam LUCKY 7 (2008), sebuah film eksperimental yang bertujuan untuk mempromosikan acara kolaborasi antar filmmaker di Singapura.

 

John TorresJohn Torres

Ia adalah seorang Filmmaker dari Philipina. Berawal dari membuat film-film pendek, debutnya dalam film panjang berjudul “Todo Todo Teros” membuatnya dikenal dunia dengan memenangkan NETPAC & FIPRESCI Awards, Singapore, pada tahun 2006 dan Dragons and Tigers Award for Young Cinema di Festival Film Internasional Vancouver, Kanada. Dia selalu berusaha untuk jujur dan otentik serta menggunakan pengalaman hidupnya untuk diekspresikan dalam setiap filmnya. Ia menjadi murid seorang pembuat film komersial selama beberapa tahun dan kemudian memutuskan untuk menjadi pembuat film independen. Dia bukan saja sutradara, tetapi juga penulis, produser, editor dan pemain. Pada malam penghargaan untuk Todo Todo Teros John berujar: “[This award is] for anyone who doesn’t even have a camera but has a story to tell. You don’t have to have money, budget, crew, staff, a finished script to make a film. This is in a way terrorizing the current system of how we make and distribute films.”